Pada Umumnya generasi pensiun menghadapi menurunnya daya beli karena tabungannya tergerus oleh laju inflasi, generasi masa produktif (terutama para pekerja) mengalami problem kecukupan pendapatan, karena tidak seimbangnya kenaikan gaji dengan tingkat inflasi & generasi anak-anak kita yang menjadi tugas kita untuk mempersiapkannya, menyongsong kehidupan yang bisa mengatasi kesulitan yang dihadapi saat mencapai generasi pertama dan kedua. Ternyata menurut beliau solusi jawabannya ada disekitar kita, dan nggak perlu jauh-jauh kita mencarinya, yaitu ada di Al-Quran & Al-Hadits! Subhanalloh, setelah saya renungkan kembali apa kata beliau ini, saya sangat setuju dan meyakininya. Di satu sisi, saya tersadar, betapa selama ini Al-Quran di diri kita masih hanya sekedar "bacaan" rutin belaka, tanpa memaknai dan mengimplementasikan di aktual (semua lini) kehidupan nyata kita. Kita masih menempatkan Al-Quran & Al-Hadits sesuatu yang religi yang punya tempat di masjid-masjid, surau-surau, pengajian2 dst... tanpa pernah membawa-nya ke dunia nyata kita baik dalam mencari nafkah, dalam bergaul dengan sesama, dalam menghadapi masalah-masalah ekonomi, sosial dsb,,, mulai dari dunia politik kita menjadi carut-marut, korupsi, kolusi nepotisme merajalela, dunia perdagangan yang menghalalkan segala cara menabrak aturan larangan Alloh Swt secara membabi buta, hingga bentrokan antar suku, agama & ras. Hal-hal tersebut merupakan bukti nyata betapa nilai-nilai ruh yang ada di Al-Quran & Al-Hadits ini telah diabaikan oleh sebagian umat muslim di negara kita ini. Jadi dengan memohon dengan sepenuhnya pada Alloh Swt, semoga kita diberikan Hidayah & Kekuatan untuk menuju seorang hamba yang selalu merealisasikan diri dalam setiap tindakannya dengan berlandaskan Al-Quran & Al-Hadits.. Amin Ya Alloh..
